Home / Analisa Fundamental / Analisa Fundamental – Indikasi Brexit Terbaru Lemahkan Poundsterling Awal Pekan Ini

Analisa Fundamental – Indikasi Brexit Terbaru Lemahkan Poundsterling Awal Pekan Ini

Pairing pada GBPUSD yang terkoreksi untuk awal pekan ini, Senin (3/10) disebabkan adanya pernyataan berasal dari Perdana Menteri Inggris yaitu Theresa May yang dimana ingin kalau proses Brexit sudah di mulai untuk tahun depan di kuartal I, dimana harapan ini lebih cepat dari perkiraan pasar. Lebih dari itu Dollar AS memang dalam momentum upside melawan beberapa mata uang mayor yang lainnya. Greenback menguat karena data ekonomi negara AS dalam keadaan pulih.

Sterling untuk saat ini masih berada di kisaran 1,2848 atau terkoreksi sebesar 1% dibandingkan dengan harga penutupan akhir pekan lalu, ada di 1,2979.

Untuk Greenback yang menguat setelah adanya revisi angka indeks konsumen AS dari University of Michigan untuk bulan September dari tingkat 89,9 kini berada di tingkat 91,2 dimana dari para ekonom yang telah memperkirakan ada di 90,0.

University of Michigan juga merilis bahwa PMI Chicago purchasing sudah meningkat ada di angkat 54,2 berada di bulan September, lebih tinggi dari bulan sebelumnya di 51,5. Sedangkan para ekonom memperkirakan ada di 52,0.

Adapun  sebelumnya pergerakan dari Sterling juga jatuh lebih dari 1% di saat hari keputusan Brexit, berada di nilai terendahnya dalam 31 tahun perdagangan. Kini investor yang masih mencari-cari asset aman dan melikuidasi order mereka ada di Sterling. Indeks dollar sudah menguat disebabkan indikasi May yang bakal mempercepat proses Brexit sebelum di laporkannya data tenaga kerja AS untuk pekan ini.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*