Home / Analisa Fundamental / Analisa Fundamental- USD Masih Variatif Di Sesi Asia

Analisa Fundamental- USD Masih Variatif Di Sesi Asia

Analisa Fundamnetal-USD– Pada Perdagangan forex hari ini, Dolar As masih bergerak variatif terhadap beberapa mata uang unggulan lainnya. pada saat kemarin, Laju dolar sempat mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang di Asia. USD sempat melemah terhadap Dolar Aussie yang mulai menguat pasca Australia mendapatkan sentimen positif dari berita fundamental tentang laporan yang mengalami kenaikan. Dolar AS terlihat melemah juga terhadap Yen jepang, pasca jepang merilis data laporan kinerja industri yang mengalami kenaikan sekitar 0.4% yang melebihi Ekspetasi pasar. data fundamental di sesi asia membuat dolar as bergerak melemah untuk perdagangan forex di Sesi Asia.

Hari ini di awal perdagangan forex dolar masih terlihat bergerak melemah terhadap beberapa mata uang, menyusul kenaikan suku bunga yang sudah di rencanakan oleh the fed yang masih jauh dari ekspetasi. The fed akan menaikan suku bunga jika laporan data ekonomi AS membaik, namun saat ini data inflasi di Amerika masih belum mampu untuk mendukung kenaikan suku bunga acuan pada bulan juni ini. pada pekan kemarin, The fed memberikan pernyataannya, jika Kenaikan suku bunga acuan akan di berlakukan untuk beberapa bulan kedepan jika laporan data ekonomi amerika sudah membaik.

Amerika telah merilis data laporan indeks harga pengeluaran konsumsi yang merupakan jaminan untuk tingkat inflasi hanya mengalami kenaikan sekitar 0.3%. kenaikan ini jauh dari ekpetasi sehingga ada rencana penundaan kenaikan suku bunga. Selain itu, data Makanan dan energi hanya mengalami kenaikan sekitar 0.2%. dengan kenaikan yang masih sedikit ini masih belum mampu untuk menaikan suku bunga pada bulan ini.

Dolar AS masih melemah terjhadap beberapa mata uang lainnya. euro naik menjadi 1,1139 dolar dari 1,1114. Selain itu dolar Australia mengalami penguatan terhadap dolar As dan naik ke 0,7223 dolar dari 0,7178 dolar. Saat ini dolar masih bergerak melemah dan cednrung variatif hingga akhir perdagangan, mengingat saat ini masih sedikit berita fundamental di wilayahnya.

About Safri Manurung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*