Home / Investasi / Bisnis Hotel Di Jogja Berada Pada Titik Jenuh

Bisnis Hotel Di Jogja Berada Pada Titik Jenuh

Bisnis perhotelan yang ada di Yogyakarta pada saat ini dianggap tengah menurun dan mengalami titik kejenuhan. Akibat munculnya beberapa hotel baru sedangkan kunjungan para wisatawan menuju DIY tidak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tingkat hunian yang semakin menurun membuat para investor mulai berpikir 1 kali lagi untuk melakukan investasi.

Fauzi Nugroho selaku Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) DIY mengatakan jika kemungkinan industri perhotelan tengah mengalami kejenuhan itu dapat dilihat dari aliran dana yang telah dikeluarkan oleh sejumlah perbankan terhadap bisnis tersebut. Sejauh ini, perhotelan memang tengah menjadi salah satu favorit untuk kalangan perbankan guna melakukan penanaman modal.

“Biasanya bank lebih tertarik untuk melaksanakan sindikasi untuk membuat hotel.”tuturnya.

Hanya saja dirinya menjelaskan, pada waktu 2 tahun ini sindikasi pada bidang perhotelan yang telah dilakukan beberapa kalangan perbankan terlihat turun. Bisnis hotel pada saat ini telah dianggap tengah memasuki periode stagnan bahkan akan cenderung untuk turun.

Akibatnya, perbankan lebih condong untuk melakukan sindikasi di bentuk investasi menuju ke sektor yang lain. Fauzi berpendapat, pada penanaman modal pada sektor tertentu, perbankan jelas selalu memperhatikan beberapa aspek bisnis pada usaha itu. Seandainya dinilai tidak dapat memberi efek yang cukup signifikan pada pemasukannya, jelas pihak dari perbankan tidak akan memberikan penanaman modal pada bisnis itu.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*