Home / Ekonomi Bisnis / Jual Token Palsu, Investor ICO Jadi Sasaran Scammers

Jual Token Palsu, Investor ICO Jadi Sasaran Scammers

Pelaku kejahatan cyber selalu membayangi ekosistem kriptocurrency selama bertahun-tahun baik melalui pembajakan pertukaran dan dompet, penipuan exit, belanja ganda, serangan ransomeware, memanfaatkan kerentanan dan lain sebagainya.

Saat ini, para investor sebaiknya mewaspadai tren penipuan terbaru berupa penawaran ICO palsu. Para scammers tersebut akan mengirim pesan lewat email, Slack ataupun Telegram yang berisi deskripsi palsu tentang penjelasan proyek disertai alamat pengiriman dana. Diantara email penipuan yang didapat Financial Magnates dengan judul #1 ICO Of 2017 – Join Now memberikan tentang informasi CoinDash palsu.

Email penipuan tersebut berisi tentang pengumuman dari CoinDash yang membuka penjualan token untuk anggota terdaftar. Token tersebut dijual dengan harga khusus 30.000 per 1 ETH yang hanya tersisa 60.000.000 saja. Waktu hanya tersisa 48 jam. Dilengkapi dengan website https://www.coindash.io/

Menanggapi penipuan yag mengatas namakan CoinDash, Alon Muroch, CEO dan co-foundernya menegaskan bahwa email tersebut bohong dan menyebut sebagai scam. Ia mengatakan “”Orang harus berhati-hati terhadap phishing dan penipuan, apalagi di dalam BlockChain.””

Awal bulan ini, Lykke yang merupakan perusahaan blockchain Swiss menerbitkan peringatan pada publik atas tiruan situs ICO ‘Ykke’, yang menampilkan tampilan serta nuansa situs Lykke, logo milik Lykke, hingga elemen identitas lainnya. Situs tiruan tersebut dibuat sangat mirip dengan situs asli dan sangat mungkin membuat orang tertipu oleh tampilannya.

About Safri Manurung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*