Home / Analisa Fundamental / Obigasi Pemerintah AS Turun, USD Tergelincir

Obigasi Pemerintah AS Turun, USD Tergelincir

Pada awal Sesi Perdagangan hari ini, Kamis (29/12/2016) pagi ini. USD tergelincir terhadap Yen Jepang, bengkoknya dolar terhadap yen diakibatkan oleh menurunnya yield obligasi pemerintah AS ke level low 2 minggunya. Walupun demikian, USD terhadap Euro dan Sterling, gerak dolar masih stabil.

USD/JPY merosot sebanyak 0.2% dan diperdagangkan pada harga 116.758, pada sesi sebelumnya pair USD/JPY sempat menyentuh pada leve tinggi di angka 117.815. Yield obligasi pemerintah AS menurun paska rislis data Pending Home Sales yang dilaporkan mengalami penurunan pada bulan November.

Selain itu, Euro mengalami perubahan dan diperdagangkan pada harga 1.0420 per USD, setelah mundur sebanyak 0.4% pada sesi perdagangan sebelumnya pada angka 1.0372. EUR/USD telah menyentuh Low 14 tahun pada angka 1.0352 pekan lalu, para analis berpendapat pencapaian paritas antara Euro dan Dolar Amerika Serikat akan terjadi di tahun 2017 mendatang.

Akibat dari divergensi kebijakan keuangan, spread antara yield obligasi AS sepuluh tahunan dengan obliigasi German Bund terlebar semenjak 1990. Kini telah meningkat akhir-akhir ini terkait divergensi kebijakan moneter The Fed dan ECB.

“gerak USD/JPY terlihat mengalir begitu saja untuk beberapa waktu ini, akan tetapi terhadap nilai Euro, USD masih memiliki runag dalam mendapatkan perolehan. Mengingat EUR/USD sedang terus mengejar ketinggalannya antara kedua Yield obligasi (Jerman dan AS).” jelas Ahli Forex dari Mizuho Securities yang berada di Tokyo, Masafumi Yamamoto, dilansir dari Reuters.

Saat berita ini ditulis, Poundsterling naik pada angka 1.2239 per dolar AS.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*