Home / Belajar Forex / Pilih News Trading Atau Price Action, Sebagai Acuan Trading ??

Pilih News Trading Atau Price Action, Sebagai Acuan Trading ??

Ini topik untuk para pelaku trading yang sudah berpengalaman. dari kesekian lama anda melakukan trading, mana acuan trading yang paling anda panuti? Apa modal anda bertrading itu memang murni dari wacana terhangat atau malah ketrampilan untuk membaca pola perubahan nilai harga dari price action?

Sebelum kita muter kesana kemari, kita setujui dulu jika acuan untuk bertrading  dalam esensinya berakar dari sebuah analisis teknis serta fundamental, ini berarti anda tidak perlu mendebatkan pengaruh inflasi kepada kebijakan bank sentral. Dilihat dari garis besarnya, ada setidaknya 2 macam tipe acuan untuk melakukan trading, yakni: systematic Chart (Chart yang dilengkapi dengan analisis berdasarkan berita dan indikator) dan Naked Chart (Chart Polosan).

Mau Pakai Asesoris yang Lengkap atau Polosan?

Biar jelas ciri-cirinya, kekurangan serta kelebihan masing-masing acuan bertrading, kita bahas dulu satu per satu:

1.    Plain, naked chart (Price Action Setup)

Lantaran notabene chart ini memang polosan, pastinya sumber informasinya juga terbatas. Tentunya fokus informasinya dari perubahan harga, pada umumnya, ada pola candlestick yang menjadi senjata utama untuk trader dalam menjadi acuan trading polosan kayak begini.

Pilih News Trading Atau Price action ip 1

Karena polosan, tidak hanya trader newbie yang menggunakan Price Action setup ini, trader ternama seperti Niall Fuller selaku master trader juga memakai Price Action Setup sebagai bahan acuan trading lantaran kesederhanaan dan kemudahannya.

Kelebihannya, konsentrasi saat trading kemudian menjadi semakin terarah lantaran sumber utama tak lain ialah grafik perubahan harganya sendiri, tak perlu bingung satu informasi itu kontra atau malah tumpang tindih dengan informasi yang lain. Pacuan utamanya hanya bermodalkan pemahaman Price Action sebagai sebuah refleksi kekuatan dari buyer melawan seller serta support-resistance level untuk bia menentukan entry serta exit.

Kekurangannya, malah para trader yang masih baru bakal menemui kesulitan untuk memakai acuan ini. Kurangnya petunjuk untuk menentukan kapan trader newbie harus merespon sinyal yang seringkali menjebak trader newbie kedalam posisi yang tidak menguntungkan dan merugikan.

Sambung ke bagian II..(biar lebih jelas) ^_^

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*