Home / Trading Signal / Rencana Trading Untuk Pemula

Rencana Trading Untuk Pemula

Saat ini instrumen investasi di pasar mata uang yaitu forex trading sudah ramai sekali. Sudah banyak sekali trader pemula yang bergabung dalam investasi forex trading. investasi ini sangat menawarka keuntungan yang sangat menjanjikan meskipun likuiditas pasar forex sangat tinggi.

Dalam investasi forex trading, sangat membutuhkan analisa yang kuat dan juga memiliki broker yang terbaik. Oleh sebab itu trader pemula perlu memahami strategi dan analisa forex dan juga harus bisa memilih broker forex terbaik agar bisa mendapatkan keuntungan dalam investasi forex trading.

Memilih Broker Sebelum Trading

Sebagai trader pemula, tentu sudah seharusnya mendapatkan broker forex terbaik, karena broker sebagai partner investasi anda dan juga yang membantu dalam melakukan trading agar lebih menguntungkan.

Dalam memilih broker tidak sembarangan, kita perlu melihat kinerja dari broker tersebut. Karena peranan broker sangat menentukan trader pemula dalam investasi forex trading. Kita perlu melihat latar belakang dari broker forex itu sendiri Dalam memilih broker forex Terbaik. Berikut hal yang perlu diperhatikan dalam memilih broker forex

Hal Yang Diperhatikan dalam Memilih Broker

  • Keamanan
  • Kinerja Broker
  • Legalitas Dari Broker Tersebut
  • Biaya Transaksi
  • Penyetoran dan Penarikan Dana
  • Platform yang diberikan
  • Pemenuhan Order
  • Servis Terhadap Klien
  • Pelayanan Yang Diberikan

Strategi Trading Yang cocok Untuk Pemula

Sebagai pemula tentunya dalam melakukan trading jangan terlalu menggunakan strategi yang sulit. Trader pemula bisa menerapkan strategi trading yang sedrhana. Strategi sederhana dan aman yang perlu digunakan oleh trader agar bisa sedikit sedikit mendapatkan keuntungan.

Strategi Cara Penggunaan
Stochastic High Low Gunakan indikator Full Stochastic (14,3,3); Currency Pair dan Time Frame bebas; BUY bila stochastic melewati 20 ke 10 terus kembali ke atas 20; SELL bila stochastic melewati 80 ke 90 terus kembali turun ke 80; EXIT bila stochastic mencapai 80 (posisi BUY) dan keluar bila stochastic mencapai 20 (posisi SELL)
Fibonacci Gunakan indikator 5 WMA, Fibonaci ; Currency Pair bebas; Time Frame >M15 dan <H4; Untuk Uptrend (BUY), tentukan titik Swing Low (A)dan titik Swing High (B). Lalu tarik Fibonaci dari titik A ke B. Ambil posisi BUY saat harga sudah kembali (retrace) ke level 0.382; Untuk Downtrend (SELL), tentukan titik Swing High (A) dan titik Swing Low (B).
Hedging/Locking Pasang BUY 1 lot EURUSD dan mengharapkan harga naik, tetapi ternyata harga EURUSD turun terus, maka Anda akan cepat-cepat lock posisi BUY dengan memasang SELL 1 lot EURUSD.
Bottom Buyer Top Seller Strategy ini dapat dibilang scalper, cocok untuk kondisi market yang bergerak mendatar. Indikator yang digunakan adalah jenis Oscillator yang dapat mendeteksi kejenuhan pasar.

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Trader Pemula

Dalam dunia trading forex tentu seorang trader harus bisa memahami kondisi pasar forex dan juga memahami prosedur dalam dunia trading. bagi trader pemula biasanya sering melakukan beberapa kesalahan, kesalan kecil dalam trading bisa membuat trading menjadi berantakan. Lalu apa saja kesalahan yang sering dilakukan oleh para trader Pemula

Kesalahan Yang Dilakukan trader pemula

Masih kurang pemahaman

forex-kurang-pahamMasih banyak trader yang bermain trading forex namun sangat minim sekali pengetahuan tentang trading forex. Dan hanya mengetahui ilmu forex trading seadanya. Sehingga ini sangat tidak baik untuk kelancaran trading anda.

Tidak Tahu kapan harus tutup posisi

forex-onlineIni merupakan kesalahan klasik setiap trader pemula namun bisa berakibat fatal. Menutup posisi merupakan hal yang perlu dikuasai oleh trader pemula. biasanya trader pemula tidak tahu kapan menutup posisi, Karena sudah loss tetapi masih terus untuk melakukan trading.

About Safri Manurung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*