Home / Belajar Forex / Tips Trading Forex : Strategi Anti Martingale

Tips Trading Forex : Strategi Anti Martingale

Strategi Anti Matrtingale berbeda dengan strategi Martingale seperti sebelumnya. Terlihat dari namanya saja sudah berbeda maknanya, bila strategi martingale merupakan strategi dimana menggunakan system penggandaan modal disaat rugi, pada strategi yang satu ini kita membuka untuk posisi baru dengan menggandakan modal disaat sedang profit/untung. Dengan tujuan profit yang dicapai akan semakin tinggi, namun meskipun kemungkinan profit tinggi resiko kerugian juga sama tingginya.

Kelebihan dari strategi ini adalah menimbulkan efek seperti layaknya bola salju yang menggelinding, semakin jauh semakin membesar (keuntungan). Banyak trader mengenal istilah strategi anti martingale ini sebagai strategi bola salju.

Akan tetapi dalam penerapannya, membatasi jumlah transaksi juga sangat penting, karena satu transaksi terakhir bila kalah akan memberikan kerugian yang besar.

Ada dua cara menggunakannya, sebagai berikut :

1.    Anti Martingale Beruntun
Anti martingale beruntun merupakan strategi dengan membuka posisi baru/kedua dengan menggunakan modal yang lebih besar, disaat posisi sebelumnya masih terbuka dan sedang dalam profit.
2.    Anti Martingale Terputus
Anti martingale terputus ini merupakan strategi dengan membuka posisi baru dengan memperbesar modal namun terlebih dahulu menutup posisi yang sebelumnya sedang profit.

Sebagai contoh dalam penerapannya seperti ini :

Ketika ini pair GBP/USD di level 1.5500 dan perkiraan saya GBP/USD akan terus naik ke level 1.5700. sehingga dengan perkiraan saya tersebut, saya membuka posisi buy dengan 1 lot.

Sedang beberapa menit kemudian GBP/USD naik ke level 1.5550, yang berarti saya sedang profit 50 point. Dan setelah melakukan analisa ulang saya meyakini dengan memperkirakan GBP/USD akan terus naik ke level lebih tinggi lagi. Maka saya beranikan membuka posisi buy kedua dengan 2 lot. Dengan demikian saya mempunyai 2 posisi yang terbuka.

Setelah beberapa jam kemudian , pergerakan GBP/USD terus merangkak naik ke level 1.5600. Dengan situasi pasar seperti itu, berarti posisi buy pertama saya sedang profit sebesar 100 point atau $1000, dan yang kedua sedang profit sebesar 50 point atau $1000. Sehingga jika saya menutup keduanya keuntungan profit saya sebesar $2000. Dan bila tidak serta yakin saya bisa membuka posisi buy lagi. (mungkin bila digambarkan akan seperti contoh ini)

Ada kelemahan menggunakan strategi anti martingale, yakni bila transaksi terakhir mengalami kerugian/loss dan ini mengakibatkan keuntungan dari transaksi sebelumnya menghilang. Perlu diperhatikan ketika menggunakan strategi Anti martingale ini adalah jangan melakukan transaksi di dekat Area reversal.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*