Home / Belajar Forex / Tips Trading Forex : Strategi Pyramiding

Tips Trading Forex : Strategi Pyramiding

Strategi Pyramiding adalah strategi dengan tujuan memperbanyak keuntungan atau melipatgandakan profit. Sebenarnya system kerjanya hamper mirip dengan strategi anti martingale, yakni menambahkan posisi transaksi ketika posisi sebelumnya sedang untung dengan harapan bahwa pasar akan terus bergerak sesuai dengan perkiraan trader.

Kelebihan menggunakan strategi pyramiding ini bila dalam satu periode yang terdiri dari lebih dari satu transaksi dapat menghasilkan banyak profit, atau bisa juga dalam dunia nyata biasa disebut aji mumpung.  Sebab dalam kondisi pasar yang sedang menguntungkan, sesuai dengan perkiraan dari hasil analisa memberikan kesempatan untuk sebanyak-banyaknya mengambil profit yang besar. Namun, yang terpenting disini adalah resiko yang besar juga membayanginya. Yah, meskipun dalam trading mustahil bila tidak beresiko.

Diantara strategi pyramiding dan Anti Martingale yang menjadi beda hanyalah besaran masalah modal yang dipergunakan. Pada strategi yang satu ini, tiap besaran modal yang dipergunakan dalam transaksi adalah sama. Sehingga resiko yang diakibatkan oleh posisi baru besarannya sama dengan pembukaan posisi pertama.

Sebagai contoh dari Strategi pyramiding ini adalah sebagai berikut :

Saat ini, GBP/USD sedang di level 1.5500, dan perkiraan saya harga akan kembali naik, lalu saya membuka posisi buy di level 1.5500 dengan lot 1.

Setelah 60 menit ternyata market bergerak naik ke harga 1.5525, dengan melakukan analisa ulang dan penuh keyakinan akan adanya trend bullish panjang, oleh sebab itulah saya membuka posisi lagi dengan buy di level 1.5525 dengan lot 0,1. Kemudian ternyata naik lagi, saya membuka lagi posisi baru di level 1.5550, dengan demikian akhirnya saya memiliki 3 posisi buy dengan profit semuanya.

Setelah beberapa  saat saya market naik di level 1.5600, itu mengartikan saya mendapatkan profit ganda dari posisi buy yang pertama sebesar 100 point, dan posisi buy kedua sebesar 75 point dan yang ketiga sebesar 50 point. Sehingga total dari profit pada semua transaksi saya adalah 225 point. Bila tidak melakukan strategi pyramiding ini, kemungkinan saya hanya akan mendapatkan profit sebesar 100 point saja.

Kunci dari strategi pyramiding ini adalah, analisa tentang akan terjadinya trend panjang, jadi semua tergantung pada analisa pribadi Anda, dan keyakinan Anda, serta keberanian Anda, ingat trader not gambler.

Kelemahan dari strategi pyramiding ini adalah saat market berbalik arah, maka akan terjadi reversal, sehingga posisi yang terakhir kali kita buka akan menutup semua profit yang kita dapat dari posisi awal.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*