Home / Analisa Fundamental / USD Masih Tenang, Jelang Data AS dan Volatilitas Minyak Dunia

USD Masih Tenang, Jelang Data AS dan Volatilitas Minyak Dunia

Hingga sesi perdagangan Asia, hari Selasa (29/11/2016) pagi ini, USD masih tetap kalem mempertahankan loss-nya. Imbal balik hasil obligasi AS yang mengalami penurunan dari level tinggi beberapa bulannya merupakan salah satu faktor yang menyebabkan dollar AS tersebut menurun. Di lain pihak, volatilitas harga minyak dunia menjelang rapat OPEC minggu ini, membuat para investor menghindari aset beresiko.

Semenjak kemengan Donald Trump sebagai presiden AS, tanggal 8 November lalu, USD mengalami kenaikan bersama dengan diperkuat oleh hasil obligasi pemerintah AS. Trumponomic yang diperkirakan mampu menggenjot inflasi dan membuat yield obligasi AS ludes terjual.

Kemungkinan Masih Bisa Ke level 110, USD/JPY

USD/JPY diperdagangkan pada level harga 111.96, terlepas dari level rendahnya malam tadi pada level 111.35. Tapi masih jauh dari level tertingginya 8 bulan, pada titik 113.90 yang tercapai pada hari Jumat, pekan lalu.

“Dolar terhadap Yen Jepang masih bisa menyentuh kembali ke angka 110,hal itu tergantung pada keputusan harga minyak dunia. Selain itu juga masih punya data ekonomi AS minggu ini, meski saat ini, angka ketenagakerjaan Jepang akan tetap tampak seperti sebelum- sebelumnya,” kata Mitsuo Imaizumi, Kepala Ahli Strategi Daiwa Securities Tokyo.

Mala mini, para investor masih akan melihat data GDP Amerika Serikat kuartal III, diikuti dengan data kepercayaan Konsumen, sebagai salah satu petunjuk untuk trading. Kemudian nanti disusul leporan ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk bulan 11 (November) ini.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor onlineforexeducation.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*